Taukan gerhana?
Kalo Gerhana matahari?
Sebenarnya siang hingga malam matahari tetap mengirimkan cahayanya ke bumi.
Tanpa pernah berhenti.
Hingga suatu saat, bulan menghalangi tepat di tengah bumi dan matahari.
Indah memang munculnya bulan itu, sesuatu yang baru yang misterius.
Yang matahari lakukan terlihat sudah biasa.
Tapi matahari tetap tidak berhenti mengirimkan hangat dan sinarnya.
Hal kecil yang sangat dibutuhkan oleh bumi.
Membimbing dan menjaga kehidupan bumi.
Tetap semua diciptakan atau terjadi karena suatu alasan.
Dan matahari akan tetap di sana menghangatkan bumi.
Apa yang membuat matahari ikhlas berkorban?
Mungkin cinta?
Kalau tidak cinta, mungkin tidak ikhlas kan?
Seperti kamu, atau seperti aku.
Bisa jadi aku bumi, yang terus kamu hangatkan.
Bisa jadi Kamu bumi, yang terus aku sinari.
Atau Tanpa mengikuti ketentuan alam.
Kita berdua bumi, kita berdua matahari, saling bergantian.
Aneh? Memang itulah kita, tiada tata surya lain yang menyamakan.
Kamu berharga bagiku, karena kamu menjadi matahariku.
Aku sadar atau tidak, aku selalu bersyukur matahariku selalu hadir.
Jangan bilang aku tidak membimbingmu, aku menyinarimu dengan caraku sendiri.
Dengan apa yang menurutku benar, yang cocok dengan mu yang sudah sangat lama kulihat di garis edar kita, sudah sangat aku kenali.
Dengan gaya ku sendiri, dan bumi suka akan hal itu.
Rizky, kerbau laki-laki yang butuh kerbau perempuannya.